Agroindustri Park di Sedayu Bantul milik UMBY dilengkapi bangunan limasan, rumah kaca dan smart screenhouse. Ini manfaatnya
Salah satu tantangan sektor pertanian di Indonesia, yakni rendahnya pendidikan sumber daya manusia. Hal ini disebabkan banyaknya pelaku pertanian yang telah lanjut usia.
Sehingga, Prodi Agroteknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sebagai institusi pendidikan berupaya mencetak lulusan berkualitas.
Dengan demikian, akan mampu berkontribusi untuk pengembangan sumber daya manusia yang handal bidang pertanian. Alias dapat berperan mengembangkan serta memajukan sektor pertanian di Indonesia.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Prodi Agroteknologi, Dr. Ir. Dian Astriani, S.P., M.P.,dalam siaran persnya, Rabu (11/6/2025). Ia pun menegaskan, UMBY terus berkomitmen dalam pengembangan sektor pertanian di Indonesia.
Ditambahkan Dian, khususnya lulusan Agroteknologi UMBY, antara lain sudah banyak yang profesional di bidang masing-masing seperti menjadi ahli agronomi (agronomist).
“Contoh lainnya, ada yang sukses sebagai pelaku bisnis atau agrosociopreneur, komunikator hingga marketer bidang pertanian secara umum,” jelasnya.
Sekretaris Prodi Agroteknologi UMBY, Ir. Reo Sambodo, S.P., M.M.A., menambahkan, berbagai sarana dan prasarana penunjang pendidikan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
Tentu dengan mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang ada serta tuntutan kebutuhan industri dari sektor pertanian.
Pada 2025 ini telah dilaksanakan renovasi kebun percobaan milik UMBY yang diberi nama, Agroindustri Park.
Luasnya lebih dari satu hektar dan berada di Sedayu Bantul.
Pemanfaatannya seperti untuk kegiatan pembelajaran, misalnya praktikum mahasiswa, penelitian dosen/mahasiswa, produksi tanaman dan eduwisata.
“Fasilitas yang semakin lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri diharapkan kegiatan pembelajaran pertanian dapat berjalan secara optimal sehingga menciptakan lulusan yang profesional,” urai Reo.
Menurutnya, Agroindustri Park dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain dua unit smart screenhouse dengan ukuran 10 x 12 meter yang membantu melindungi tanaman dari hama dan kondisi iklim ekstrim.
Sarana lainnya seperti lahan budidaya aneka tanaman, dua unit rumah kaca (ukuran 10 x 12 meter), kumbung jamur (ukuran 8 x 6 meter) dan stasiun meteorology (ukuran 5 x 5 meter).
Tak kalah penting, ada pula 2 unit limasan (ukuran 9 x 6 meter) sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti sarasehan, workshop, diskusi dan lainnya.
Ada pula rumah traktor (ukuran 6 x 5 meter), perkantoran untuk kegiatan administrasi hingga area parkir yang luas. Selain itu Agroindutri Park sudah dikelilingi pagar permanen.
Salah satu mahasiswa Agroteknologi UMBY, Andini mengungkapkan, menyambut baik adanya renovasi kebun percobaan Agroindustri Park dan sarana-prasarana laboratorium.
“Berbagai fasilitas yang terus ditingkatkan termasuk di Agroindustri Park, maka menjadi lebih keren dan menyenangkan untuk berkegiatan. Laboratoriumnya, kini juga memiliki berbagai peralatan modern,” papar Andini.
Ditambahkan oleh Reo, suatu hal menggembirakan, selain lulusan SMA/sederajat, masyarakat umum yang memiliki pengalaman bekerja di bidang pertanian bisa pula melakukan studi bidang pertanian di Agroteknologi UMBY.
Yakni, dapat mengambil jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sehingga dapat berkuliah dengan waktu studi yang lebih cepat karena telah memiliki pengalaman.*
source : www.harianmerapi.com