Preloader
Dosen UMBY Jadi Narasumber dalam Kegiatan Joint Community di Aklan State University, Filipina

Dosen UMBY Jadi Narasumber dalam Kegiatan Joint Community di Aklan State University, Filipina

Aklan State University (ASU), Filipina, melalui College of Agriculture, Forestry, and Environmental Sciences (CAFES), menyelenggarakan kegiatan kuliah internasional dan berbagi pengetahuan bertajuk “Overview of Native Chicken Production and Management in Indonesia and the Philippines” pada 15 Januari 2025 bertempat di CAFES Function Hall, Aklan State University. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ASU dalam memperkuat internasionalisasi, pembelajaran berbasis riset, serta layanan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Joint Community ini menghadirkan akademisi dari Indonesia dan Filipina sebagai narasumber, serta diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan peternak ayam lokal di wilayah Aklan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi internasional untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan peternakan unggas lokal.

whatsapp-image-2026-02-10-at-075021.jpeg

Dalam kegiatan tersebut, dosen Program Studi Peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Noor Rizky Irmasari Hasibuan, S.Pt., M.Sc., hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi berjudul “Overview of Native Chicken Production and Management in Indonesia.” Materi ini membahas secara komprehensif potensi ayam lokal Indonesia, sistem produksi yang diterapkan, manajemen pemeliharaan, serta peluang pengembangan ayam kampung sebagai komoditas unggas berkelanjutan.

Irmasari menjelaskan bahwa ayam lokal di Indonesia memiliki nilai strategis baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. “Pengembangan ayam lokal tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan penting bagi peternak skala kecil di pedesaan,” ungkapnya dalam pemaparan materi.

Sementara itu, perspektif dari Filipina disampaikan oleh Mr. J’Boy Maravilla, MSA, RAgri, yang memaparkan materi “Overview of Native Chicken Production and Management in the Philippines.” Dalam presentasinya, Mr. Jboy menjelaskan karakteristik ayam lokal Filipina, sistem pemeliharaan yang umum diterapkan, serta tantangan dan peluang pengembangan unggas lokal di negaranya.

Melalui sesi diskusi interaktif, peserta memperoleh gambaran perbandingan sistem produksi ayam lokal di Indonesia dan Filipina, sekaligus memperkaya wawasan mengenai praktik terbaik (best practices) yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi lokal masing-masing negara.

Kegiatan Joint Community Program ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama akademik antara Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan Aklan State University, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan unggas lokal.
 

Admin Web
Author

Admin Web