Preloader

Office Address

123/A, Miranda City Likaoli Prikano, Dope

Phone Number

+0989 7876 9865 9
+(090) 8765 86543 85

Email Address

info@example.com
example.mail@hum.com

Dosen Peternakan Umby Bantu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kembangkan Peternakan Sapi Perah

Dosen Peternakan Umby Bantu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kembangkan Peternakan Sapi Perah

Kebutuhan pangan di dunia semakin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang semkain meningkat. Salah satu bahan pangan potensial yang kaya akan utrisi adalah susu sapi. Sapi perah merupakan salah satu komoditas ternak penghasil susu yang kaya akan manfaat dan sangat diminati oleh masyarakat. Namun pada saat ini perkembangan sapi perah yang ada di Indonesia masih belum maksimal, hal ini berdasarkan dari pemenuhan kebutuhan susu dalam negeri yang masih impor. Menurut data Kementrian Pertanian (Ditjen PKH, 2024) menunjukkan  bahwa  produksi susu  segar  dalam negeri  belum  mampu mencukupi kebutuhan pada tahun 2024, di mana kebutuhan susu mencapai 4,6 juta ton, sementara produksi dalam negeri baru mampu memenuhi 21 %. Hal ini menyebabkan Indonesia  harus  mengimpor susu  dalam  jumlah yang  signifikan setiap tahunnya. 

whatsapp-image-2025-08-14-at-112844-2.jpeg

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan susu dalam negeri adalah peningkatan populasi dan produksi susu dengan meningkatkan efisiensi reproduksi, pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak serta melakukan menejemen pemeliharaan yang baik.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melihat peluang yang besar untuk pengembangan sapi perah di Jawa tengah untuk mendukung program nawacita presiden yakni swasembada pangan dan mendukung program MBG (Makan bergizi gratis). Pemprov Jawa Tengah melalui Dinas terkait tahun ini salah satu programnya adalah pembuatan Investment Project Ready to Offer (IPRO) Pengembangan sektor Peternakan Sapi perah, dimana peluang bisnis dan peluang investasinya cukup menjanjikan, mengingat kebutuhan susu sapi di Indonesia sangat tinggi dan ketersediaannya masih kurang sehingga masih sangat besar potensi pengembangannya.

Penyusunan IPRO memerlukan analisis yang komprehensif dari berbagai aspek seperti aspek peternakan, aspek tata ruang, kebijakan pemerintah, aspek lingkungan, aspek ekonomi, perijinan dan seterusnya, oleh karena itu pihak pemprov dalam penyusunan IPRO tersebut menggandeng PT. Aghna Partnership dan beberapa tenaga ahli. Tenaga ahli dipilih berdasarkan aspek-aspek yang diperlukan seperti halnya yang sudah disebutkan. Beberapa tenaga ahli tersebut beasal dari latar belakang yang berbeda-beda, ada yang dari akademisi, Praktisi lapangan, perusahaan dan lain-lain. Dari 4 tenaga ahli 1 diantaranya berasal dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yakni Ir. Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt., IPP., sebagai tenaga ahli peternakan yang berasal dari Prodi Peternakan Fakultas Agroindustri UMBY.

Penyusunan IPRO tersebut dilakukan kurang lebih 3 bulan dan pemprov Jateng berharap setelah tersusunnya IPRO ini dapat membuka peluang investasi baik regional, nasional dan internasional dalam pengembangan peternakan sapi perah. Semakin banyak investor yang tertarik untuk menanam modalnya pada sektor peternakan di Jawa Tengah harapannya dapat membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta dapat mendukung swasembada pangan nasional.

Admin Web
Author

Admin Web